:: Keluarga Bersendi Taqwa - بيت أسس على تقوي ::

Wednesday, March 10, 2010


 بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالْأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ذَلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاللَّهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الْمَآَبِ (14)
سورة آل عمران  3 : 14
Terjemahannya :  Dihiaskan ( dan dijadikan indah) kepada manusia: kesukaan kepada benda-benda yang dingini nafsu, iaitu perempuan-perempuan, dan anak-pinak, harta benda yang banyak berpikul-pikulm dari emas dan perak, kuda peliharaan yang bertanda lagi terlatih, dan binatang-binatang ternak serta kebun0kebun tanaman. Semuanya itu ialah kesenangan hidup di dunia. Dan (ingatlah), pada sisi Allah ada tempat kembali yang sebaik-baiknya (iaitu Syurga). 
Firman Allah dalam surah yang lain berbunyi :

وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا (74)
سورة الفرقان  25 : 74
Terjemahannya : Dan juga mereka (yang direhdai Allah itu ialah orang-orang) yang berdo’a dengan berkata : “Wahai Tuhan kami, berilah kami beroleh dari isteri-isteri dan zuriat keturunan kami : perkara-perkara yang menyukakan hati melihatnya, dan jadikanlah kami imam ikutan bagi orang-orang yang (mahu) bertakwa.”
Nabi Muhammad (S.A.W) telah bersabda:
تنكح المرأة لأربع : لمالها ، ولحسبها ، ولجملها ، ولدينها ، فاظفر بذات الدين تربت يداك " متفق عليه
Terjemahannya : Seorang wanita dinikahi karena empat hal: karena hartanya, nasabnya, kecantikannya dan karena agamanya, maka pilihlah karena agamanya nescaya engkau akan beruntung.
Sebuah Keluarga di dalam Islam berbentuk fundamental. Maka dari situlah akan lahirnya generasi mujahid dan mujahidah yang akan berjuang menegakkan kalimat Allah serta mewarisi kepimpinan khilafah di muka bumi. Disitu jugalah akan terbentuk para pendakwah-pendakwah  yang akan menyeru untuk melakukan kebaikan dan menolak serta mencegah kemungkaran. Islam telah memberikan arahan kepada kita dalam membentuk keluarga yang sesuai dan menepati petunjuk Allah. Baik melalui Al-Qur'an mahuupun melalui kehidupan yang ditunjukkan oleh Rasulullah SAW. Rasulullah telah memberikan arahan agar iman (agama) diletakkan sebagai aspek utama dalam membentuk keluarga. Keluarga yang dibangun atas dasar keimanan akan mendapatkan keberkatan dan keredhaan Allah. Keluarga seperti inilah yang akan membuat seluruh anggotanya benar-benar mentaati perintah dan tuntutan agama. Tidak hairanlah, jika ungkapan "baiti jannati" akan benar-benar terucap dari mereka.  Namun, membentuk keluarga yang sakinah mawaddah warrahmah, yang sesuai dengan tuntutan Rasulullah itu tidaklah begitu mudah yang disangka. Begitu banyak sekali ragam dan rintangan dan hambatannya. Hambatan baik yang bersumber dari dalam maupun dari luar, sangat mungkin untuk membelokkan tujuan mulia dari sebuah keluarga. Begitu banyak bahtera rumah tangga yang karam di tengah lautan sebelum mencapai tujuannya. Bahkan yang paling tragis, ikatan pernikahan berakhir dengan perceraian. Maka tidak hairanlah ada sebuah ungkapan yang berbunyi : "Jika ada syurga di dunia, maka syurga itu adalah pernikahan yang bahagia. Tetapi jika ada neraka di dunia, itu adalah rumah tangga yang penuh dengan pertengkaran dan kecurigaan-kecurigaan yang menakutkan di antara suami isteri". Rasulullah SAW pernah bersabda : "Tiga kunci kebahagiaan bagi seorang laki-laki adalah isteri solehan yang jika dipandang membuatmu semakin sayang dan jika kamu pergi, akan membuatmu merasa aman, dia mampu menjaga kehormatan dirinya dan hartamu, kendaraan yang baik yang mampu mengantar ke mana kamu pergi, dan rumah yang damai yang penuh kasih sayang. Baginda juga melanjutkan dalam sabdanya, "Tiga perkara yang membuatmu sengsara adalah isteri tidak membuatmu bahagia jika dipandang dan tidak bisa menjaga lidahnya, juga tidak membuatmu merasa aman jika kamu pergi karena tidak bisa menjaga kehormatan diri dan hartamu, kendaraan rosak yang jika dipakai hanya membuatmu lelah dan jika kamu tinggalkan tidak bisa menghantarmu pergi, dan rumah yang sempit yang tidak kamu temukan kedamaian di dalamnya."  

Baca selengkapnya...

:: Kepada-NYA kita Kembali -WGJ 4786 ...::

Sunday, March 7, 2010

Firman Allah s.w.t dalam kalamnya dalam Surah Al-Baqarah 2:286.

Terjemahannya : " Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. beri ma'aflah Kami; ampunilah Kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah penolong kami, Maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir."

Alhamdulillah segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Masih diberinya peluang untuk menghirup udara segar dan bernyawa. Betapa besar sekali nikmat tuhan dan tiada mampu kita sebagai hambanya untuk menghitung akan nikmatnya itu.. Sunngguh tidak terhingga akan kebesaran dan keagunganNYA.. 

Kejadian yang menimpa pena pada tarikh 10 Februari 2010 pada jam 11 malam sangat memeritkan dan dia pengajaran besar buat pena. Tuhan maha mengetahui akan apa yang terjadi. Kita sebagai hamba perlulah bersabar dan sentiasa perlu untuk mengingatiNYA. 

Pena terlibat dengan kemalangan pada malam tersebut di dalam kawasan kampus UKM. Kejadian berlaku ketika pena dalam perjalanan pulang ke UM selepas selesai sahaja perbincangan dan pertemuan dengan exco Kerajaan Terengganu yang juga melibatkan wakil-wakil persatuan mahasiswa terengganu Universiti sekitar lembah klang. Pena pada malam tersebut mewakili PERMATA UM dan ditemani oleh exco Sukan iaitu saudara Ihsan. 

Kejadian yang melibatkan pena dengan seorang anggota keselamatan UKM. Kejadian berlaku akibat kecuaian anggota tersebut dalam membuat belokan ke kanan ketika di persimpangan T. 

Tarikh pada gambar tersebut harap diabaikan kerana kamera malam tu tidak di setting tarikh nya yang tepat. Peristiwa yang menimpa pena pada malam itu mampu diselesaikan dengan cara baik. Pena juga berterima kasih kepada teman-teman UKM kerana banyak membantu pena. 

Kerosakan teruk pada motor kesayangan pena amat mengejutkan. Walaupun kami yang menunggangnya tidak mengalami luka yang teruk tetapi ia suatu gambaran hitam yang paling menakutkan. 

Pena bersyukur kerana tuhan memberi kekuatan. Ujian yang menimpa pena kali ni sebenarnya banyak memberi pengertian..

Baca selengkapnya...

  © Free Blogger Templates Nightingale by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP